Hai izrail!!!!
bulir bulir air mata bermetamorfosa
menjadi kerak-kerak darah yang berarak
berurai
bersorak
menertawakan hati yang tengah berontak
kala kau menyapa belahan jiwa
hai izrail!!!!
simbol kepedihan tak kau hiraukan
kau datang lagi dengan senyuman
beramah tamah pada ayah
santun memberiku sekerat buah tangan
bias duka yang mendalam
hai izrail!!!!
kukatakan ini dengan penuh keimanan
bila roda waktuku berhenti di penghabisan
datanglah dengan senyuman
kan ku lebarkan tangan
ku sambut engkau atas nama Tuhan
Sabtu, 14 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar