Sabtu, 09 Januari 2010

Kau dan Senyummu

Hanya rindu
Yang membelai lembut
Dikala kau tak ada
Dan bias senyummu
Terbang bebas di langit senja
Berpayung mega kemerahan
Merekah ....
Membuat bunga bersemi
Tunduk
Dan tersipu
Bumipun takkan melepaskan pandangannya
Langit, tak bisa berkata apa-apa
Karena senyummu
Bagai malaikat yang menebar pesona

Penopang Langkahku

Tak seharusnya aku berjalan ditempat
Tak semestinya aku berjalan mundur

Sudah delapan kali aku jatuh
Dan sembilan kali aku bangkit

Aku tak pernah berkaca dari orang yang mencoba namun gagal
Tapi
Aku berkaca dari orang yang gagal, namun terus mencoba

Kegagalan memang tak bisa musnah
Tapi aku yakin, melangkah maju mampu mengurangi kegagalan itu