Sabtu, 25 April 2009

Sejauh Mana Cintamu?

Cinta. Apa sich cinta itu? Sepertinya kita harus meneliti lebih jauh mengenai kata yang satu ini. Kata yang bisa membuat orang berbunga-bunga di satu saat dan bisa bikin bercucuran air mata disaat yang lain.

Macam-macam arti cinta

Apakah telapak tanganmu berkeringat, hatimu deg-degan, suaramu tersangkut di tenggorokan?
Ah itu bukan cinta, hanya sebatas suka.

Tanganmu tak dapat berhenti memegang dan menyentuhnya?
Eits jangan salah, ini juga bukan cinta, tapi birahi.

Apakah kamu bangga dan selalu ingin memamerkannya kepada setiap orang?
Nah ini juga bukan cinta. Kamu lagi mujur aja.

Apakah kamu menginginkannya karena kamu tau doi akan selalu ada di sampingmu?
Hal ini juga bukan cinta, tapi kesepian.

Apakah kamu masih bersamanya karena kamu tau semua orang menginginkannya?
Itu juga bukan cinta, tapi kesetiaan.

Apakah kamu menerima pernyataan cintanya karena kamu tidak mau menyakiti hatinya?
Yang satu ini juga bukan cinta, tapi rasa kasihan.

Apakah kamu bersedia memberikan semua yang kamu sukai demi dia?
Ini juga bukan cinta tapi kemurahan hati.

Lalu cinta itu apa???

Cinta adalah…
Saat kamu masih bersamanya karena luapan dari rasa nyeri yang tidak dapat digambarkan dan sulit dimengerti.

Saat kamu masih menerima kesalahannya dan menganggap hal itu adalah bagian dari kepribadiannya.

Saat kamu tertarik pada orang lain, tapi kamu masih tetap setia bersamanya.

Saat kamu rela memberikan hati, kehidupan bahkan kematianmu.

Saat hatimu merasa tercabik bila melihat dia sedih.

Saat kamu menangis untuk kepedihannya, padahal ia terlihat cukup tegar
Saat matanya menyentuh hatimu yang sesungguhnya dan menyentuh jiwamu secara dalam sampai terasa nyeri.

Itulah cinta….

3 komentar:

  1. Wow...
    Ini saat pertama aku melihat dan, yes, bacaan yang asyik.
    Itu asli dari benak kamu atau dr literatur2 yang banyak berserakan di luar sono to.
    Hehehe... tapi aku salut juga kepadamu mbak.

    'Sejauh Mana Cintamu?'
    (sejauh apa, seberapa sudah pengalaman yg anda lalui sekitar hal itu?)
    Hmm..., kelak aku akan pengen buat lagu untuk itu
    ===
    Okay, aku ada dua hal untuk Kamu:
    * Rasa 'cinta' datang dan tumbuh setelah kamu melihat kelebihan2nya. Rasa 'sayang' terjadi setelah melihat dan menyadari kekurangan2nya (berdasarkan analisa2ku dan dari ha2 yang universal, mungkin kamu akan sulit menerima opiniku ini dan yg selanjutnya)
    * Sumpah demi negara ini, kata 'cinta' kita ini belum berumur 65 tahun bahkan?! Sangat muda dan belum bisa apa2.
    Belum, sayangku.

    Aku ga tau orang2 jaman dulu sebelum ada bahasa Indonesia, pake kata apa untuk mengungkapkan rasa 'cinta' terhadap orang atau hal2 yang dia patut untuk itu.

    Atau orang2 Persia, Mongolia, Arab, Romawi, Tionghoa, India, Indian, Aborigin, Inca, Dayak, Papua, Batak, Jawa, dll.
    Untuk mereka2 semua, aku mencintai hal2 islami yang ada dan pernah ada dalam bahasa2 atau budaya2 mereka.


    Be Universally Islam. Inilah 'cinta'.
    Kupersembahkan untuk kamu nona.

    BalasHapus
  2. wow...komentar'a bagus b.a.n.g.e.t

    klo menurut aku sich, cinta ga perlu di ungkapkan dengan bahasa indonesia, bhsa jpng, atw pun bhsa ingris...
    karena bahasa yg lebih ju2r tuch adlh bahasa mata n bahasa sikap

    mata punya bahasa sendiri,cerminan apa yg kita rasakan yang tentu saja dimengerti oleh setiap orang disetiap negara...
    dan bahasa sikap lebih konsisten dari bahasa yg kita ucapkan...

    Sejauh mana cintaku..?
    hum...yg jelas sudah mlewati cinta pertama, cinta monyet n dlm perjlnn mnuju cnta sjati

    BalasHapus
  3. sejauh mana cintaku,,
    cintaku sejauh mengejarmu, mengutarakan perasaan padamu, menjalani dan memupuk cinta bersamamu, meminangmu..
    dan akhirnya menikahimu nanti.. <3

    selanjutnya perjalanan cinta kita diteruskan dengan membangun generasi2 yang lebih baik dari generasi kita,,

    BalasHapus